Panduan Pengiriman Terminologi Medis SNOMED CT di Assist.id
Halo rekan-rekan Assist.id! 👋
SNOMED CT merupakan standar terminologi medis internasional yang digunakan untuk menyamakan pencatatan data klinis pada sistem rekam medis elektronik. Dengan adanya standar ini, informasi medis seperti diagnosis, tindakan, maupun kondisi pasien dapat dikirim dan dibaca secara konsisten antar sistem kesehatan.
Melalui fitur pengiriman SNOMED CT pada sistem Assist.id, data medis dapat dikonversi ke kode standar sehingga mendukung integrasi, interoperabilitas, serta proses pelaporan layanan kesehatan menjadi lebih terstruktur dan akurat.
A. Riwayat Penyakit Stroke Keluarga Pada Form Registrasi Stroke
Salah satu data yang dapat dikirimkan ke SNOMED CT adalah informasi terkait Riwayat Penyakit Stroke Keluarga pada form Tambah Registrasi Stroke.
Data ini digunakan untuk mendokumentasikan riwayat stroke yang pernah dialami anggota keluarga pasien sebagai bagian dari informasi faktor risiko dan riwayat kesehatan pasien. Informasi tersebut akan dikonversi ke terminologi standar SNOMED CT sehingga dapat digunakan untuk kebutuhan integrasi dan pertukaran data kesehatan secara terstandarisasi.
Berikut langkah pengisiannya:
Langkah 1: Masuk ke menu EMR. Pilih pasien yang akan diinput rekam medisnya. Klik fitur Tambah Diagnosa.

Langkah 2: Cari dan pilih Tambah Registrasi Stroke.

Langkah 3: Setelah pop-up Registrasi Stroke muncul, lengkapi seluruh data yang diperlukan sesuai kondisi pasien.

Langkah 4: Isi data Riwayat Penyakit Stroke Keluarga. Data ini akan dikirimkan ke SNOMED CT.

Langkah 5: Setelah seluruh data selesai diisi, klik Simpan.

Langkah 6: Klik Yakin, Simpan Data untuk menyimpan data registrasi stroke ke rekam medis pasien.

Data Registrasi Stroke akan tersimpan pada Rekam Medis Elektronik pasien.

B. Riwayat Penyakit Pribadi Pada Form Registrasi Uronefrologi
Form Registrasi Uronefrologi digunakan untuk mendokumentasikan informasi kesehatan pasien yang berkaitan dengan sistem saluran kemih (urologi) dan ginjal (nefrologi). Data yang dicatat pada form ini membantu tenaga kesehatan dalam melakukan penilaian kondisi pasien secara lebih menyeluruh.
Pada form ini, data Riwayat Penyakit Pribadi akan dikirimkan ke SNOMED CT sebagai bagian dari data rekam medis yang terstandarisasi. Berikut langkah pengisiannya:
Langkah 1: Masuk ke menu EMR. Pilih pasien yang akan diinput rekam medisnya. Klik fitur Tambah Diagnosa.

Langkah 2: Cari dan pilih Tambah Registrasi Uronefrologi.

Langkah 3: Setelah pop-up Registrasi Uronefrologi muncul, lengkapi seluruh data yang diperlukan sesuai kondisi pasien.

Langkah 4: Isi data Riwayat Penyakit Pribadi. Data ini akan dikirimkan ke SNOMED CT.

Langkah 5: Setelah seluruh data selesai diisi, klik Simpan.

Langkah 6: Klik Yakin, Simpan Data untuk menyimpan data registrasi uronefrologi ke rekam medis pasien.

Data Registrasi Uronefrologi akan tersimpan pada Rekam Medis Elektronik pasien.

C. Status Sample Pada Hasil Lab
Status Sample pada Hasil Lab digunakan untuk mendokumentasikan jenis spesimen atau sampel yang digunakan dalam pemeriksaan laboratorium, seperti darah, urin, sputum, dan jenis spesimen lainnya. Informasi ini akan dikirimkan ke SNOMED CT agar data pemeriksaan laboratorium tersimpan menggunakan terminologi medis yang terstandarisasi dan dapat digunakan untuk kebutuhan integrasi serta pertukaran data kesehatan.
Berikut langkah pengisiannya:
Langkah 1: Masuk ke menu EMR. Pilih pasien yang akan diinput rekam medisnya. Klik fitur Tambah Diagnosa.

Langkah 2: Cari dan pilih Tambah Hasil Lab.

Langkah 3: Setelah pop-up Hasil Lab muncul, lengkapi seluruh data pemeriksaan laboratorium yang diperlukan. Pada kolom Status Sample, pilih jenis spesimen yang sesuai dengan sampel pemeriksaan pasien. Data pada kolom ini akan dikirimkan ke SNOMED CT.

Langkah 4: Setelah seluruh data selesai diisi, klik Simpan untuk menyimpan hasil laboratorium ke rekam medis pasien.

Data Hasil Lab akan tersimpan pada Rekam Medis Elektronik pasien.
D. Menambahkan Catatan Awal Kehamilan
Form Catatan Awal Kehamilan digunakan untuk mendokumentasikan kondisi kesehatan ibu hamil pada awal masa kehamilan. Informasi yang dicatat pada form ini membantu tenaga kesehatan dalam melakukan pemantauan dan penilaian risiko selama kehamilan.
Pada form ini, data Riwayat Penyakit Keluarga dan Riwayat Penyakit Menular akan dikirimkan ke SNOMED CT agar tersimpan dalam terminologi medis yang terstandarisasi. Berikut langkah pengisiannya:
Langkah 1: Masuk ke menu EMR. Pilih pasien yang akan diinput rekam medisnya. Klik fitur Tambah Diagnosa.

Langkah 2: Cari dan pilih Tambah Catatan Awal Kehamilan.

Langkah 3: Setelah pop-up Catatan Awal Kehamilan muncul, lengkapi seluruh data yang diperlukan sesuai kondisi pasien.

Langkah 4: Isi data pada kolom Riwayat Penyakit Keluarga dan Riwayat Penyakit Menular sesuai riwayat penyakit sebelumnya. Data ini akan dikirimkan ke SNOMED CT.

Langkah 5: Pastikan seluruh data yang diinput telah sesuai dan lengkap. Klik Simpan untuk menyimpan data Catatan Awal Kehamilan ke rekam medis pasien.

Data Catatan Awal Kehamilan akan tersimpan pada Rekam Medis Elektronik pasien.
E. Menambahkan Rencana Tindak Lanjut
Form Rencana Tindak Lanjut digunakan untuk mendokumentasikan rencana pelayanan atau tindakan yang akan dilakukan setelah pemeriksaan pasien. Data ini membantu tenaga kesehatan dalam menentukan langkah lanjutan yang perlu dilakukan, seperti kontrol ulang, rujukan, pemeriksaan lanjutan, maupun tindakan medis lainnya.
Pada form ini, data Category akan dikirimkan ke SNOMED CT agar rencana tindak lanjut pasien dapat terdokumentasi menggunakan terminologi medis yang terstandarisasi. Berikut langkah pengisiannya:
Langkah 1: Masuk ke menu EMR. Pilih pasien yang akan diinput rekam medisnya. Klik fitur Tambah Diagnosa.

Langkah 2: Cari dan pilih Tambah Rencana Tindak Lanjut.

Langkah 3: Setelah pop-up Rencana Tindak Lanjut muncul, lengkapi seluruh data yang diperlukan sesuai rencana pelayanan pasien.

Langkah 4: Pada kolom Category, pilih kategori tindak lanjut yang sesuai. Data pada kolom ini akan dikirimkan ke SNOMED CT.

Langkah 5: Pastikan seluruh data yang telah diinput sudah sesuai dan lengkap. Klik Simpan untuk menyimpan data Rencana Tindak Lanjut ke rekam medis pasien.

Data Rencana Tindak Lanjut akan tersimpan pada Rekam Medis Elektronik pasien.
Demikian panduan pengisian data yang mendukung pengiriman SNOMED CT pada sistem Assist.id. Pastikan setiap data yang diinput telah sesuai dengan kondisi pasien dan diisi secara lengkap agar proses pengiriman data berjalan dengan baik.
Pengisian data yang akurat tidak hanya membantu kelengkapan rekam medis, tetapi juga mendukung standarisasi data kesehatan yang lebih konsisten dan terintegrasi.
Helpdesk Assist.id
Terima kasih telah telah setia menggunakan Assist.id, semoga pembaruan ini memberikan kemudahan bagi para pengguna semua. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai produk atau cara penggunaannya, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui :
Fitur Live Chat di dalam sistem Assist.id yang terletak pada bagian kanan bawah