Bridging BPJS Selesai? Ini Tahapan Berikutnya
Halo rekan-rekan Assist.id! 👋
Setelah proses bridging BPJS berhasil dilakukan, terdapat beberapa pengaturan penting yang perlu diperhatikan agar operasional pendaftaran pasien BPJS dapat berjalan dengan lancar dan sesuai integrasi sistem.
Berikut panduan yang perlu dilakukan setelah bridging BPJS aktif pada sistem Assist.id.
1. Pendaftaran Pasien BPJS
Silakan lakukan pendaftaran pasien BPJS melalui sistem Assist.id seperti biasa. Setelah data pendaftaran berhasil disimpan, pastikan untuk melakukan pengecekan pada aplikasi PCare.
Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa pasien tersebut sudah berhasil masuk ke PCare dan data telah tersinkronisasi dengan baik.
2. Pengaturan Data dan Prefix Antrean Dokter
Pastikan data dokter yang terdaftar di BPJS sudah sesuai di sistem Assist.id melalui menu:
General Setting > Bridging BPJS > Dokter
Data dokter yang tidak sesuai dapat menyebabkan kendala pada proses pendaftaran pasien JKN.
Selain itu, untuk membedakan nomor antrean setiap dokter, silakan lakukan pengaturan prefix pada masing-masing dokter melalui menu:
Settings > General Settings > Bridging PCare > Dokter
Isi kolom prefix menggunakan huruf yang berbeda untuk setiap dokter, misalnya:
- Dokter A → Prefix: A
- Dokter B → Prefix: B
Pengaturan ini penting karena sistem akan membuat nomor antrean berdasarkan dokter yang dipilih, sehingga antrean tidak tercampur antar dokter.
3. Sinkronisasi Jadwal Dokter dengan HFIS
Jadwal dokter yang muncul pada aplikasi JKN akan mengambil data dari pengaturan HFIS. Pastikan jadwal dokter yang terdaftar di HFIS sama dengan jadwal dokter yang ada di sistem Assist.id pada menu Settings > Info Tenaga Medis > Tambaha Tenaga Medis / Edit Profile agar pasien dapat melakukan pendaftaran dengan benar melalui JKN Mobile.
Jadwal pada HFIS BPJS:
Jadwal pada sistem Assist.id:
Lalu pastikan jadwal tenaga medis pada sistem Assist.id sesuai dengan jadwal di HFIS.
4. Pengaturan Kuota Pasien MJKN dan Onsite
Jika fasilitas kesehatan ingin membatasi jumlah pasien yang mendaftar melalui Mobile JKN (MJKN) maupun pasien yang datang langsung ke fasilitas kesehatan (onsite), pengaturan kuota dapat dilakukan melalui menu:
Settings > Info Tenaga Medis > Edit Profile
Pada menu tersebut, tersedia beberapa pilihan pengaturan:
- Kuota MJKN, digunakan untuk membatasi jumlah pasien yang mendaftar melalui Mobile JKN
- Kuota Onsite, digunakan untuk membatasi jumlah pasien yang datang langsung ke fasilitas kesehatan
- Jika ingin menggabungkan kuota MJKN dan onsite tanpa batasan terpisah untuk masing-masing jalur, silakan centang opsi Gabungan
Setelah pengaturan selesai, klik Simpan.
5. Update Akun PCare Secara Berkala
Jika terdapat perubahan pada akun PCare (misalnya reset password atau pergantian akun), pastikan untuk melakukan update pada sistem Assist.id melalui:
Settings > General Setting > Bridging BPJS > Login PCare > Update data pada username atau password > Simpan
Hal ini penting untuk menjaga koneksi bridging tetap aktif.
6. Alur Pasien MJKN di Assist.id
Pasien yang melakukan pendaftaran melalui aplikasi MJKN akan otomatis masuk ke sistem Assist.id pada fitur Registrasi.
Untuk mempermudah pencarian:
- Gunakan filter Metode Bayar: BPJS MJKN
- Status pasien akan muncul sebagai “Confirm”
Dengan demikian, petugas dapat langsung melanjutkan proses pelayanan tanpa perlu input ulang data pasien.
Penggunaan Antrean Online Setelah Bridging BPJS
Setelah fitur antrean online BPJS berhasil terbridging dengan Assist.id, akses ke website antrean online BPJS tidak lagi digunakan. Seluruh proses pendaftaran pasien dan pengelolaan antrean kini dilakukan langsung melalui sistem Assist.id.
Cara Mendaftarkan dan Melihat Antrean Pasien BPJS
1. Pendaftaran Pasien dari Anjungan
Pasien dapat didaftarkan melalui menu:
Registrasi > Antrean Awal > Tambah Antrean
Baca selengkapnya: Cara Daftar Pasien melalui fitur Antrean Awal
2. Melihat Nomor Antrean Pasien
Nomor antrean dan tampilan antrean online dapat dilihat melalui:
Registrasi > Rawat Jalan Poli > klik ikon TV
Baca selengkapnya: Melihat Nomor Antrean Di Layar Antrean
3. Sumber Pendaftaran Pasien
- Pasien dari MJKN akan otomatis masuk ke menu Registrasi
- Pasien onsite (dari anjungan, pendaftaran baru, atau rawat jalan) tetap mendapatkan nomor antrean
- Seluruh antrean pasien dapat dipantau melalui menu Registrasi
Ketentuan Sumber Antrean di PCare
Untuk memastikan capaian antrean online BPJS optimal, perhatikan ketentuan berikut:
- Jika faskes sudah bridging antrean online V2 dan pendaftaran sesuai dokter & poli di HFIS maka Sumber: Bridging Antrean
- Jika sudah bridging V2 tetapi pendaftaran tidak sesuai HFIS maka Sumber: Bridging PCare
- Jika pasien mendaftar melalui MJKN maka Sumber: Bridging MJKN / Mobile JKN
- Jika belum bridging antrean online V2 maka Sumber: Bridging PCare
Hal Penting Agar Capaian Antrean Online Maksimal
- Lakukan pendaftaran melalui menu Registrasi pada fitur Antrean Awal agar terbaca sebagai Bridging Antrol
- Pastikan data pasien diisi lengkap, termasuk nomor HP
- Pastikan poli sudah dimapping dengan benar melalui:
Setting > General Setting > Login PCare > Poli > Mapping Poli
- Gunakan poli yang sudah dimapping saat pendaftaran pasien
- Selesaikan entry kunjungan di hari yang sama
Monitoring Capaian Antrean Online BPJS
Capaian antrean online BPJS dapat dipantau melalui menu:
Office > Dashboard BPJS > Pencapaian Antrean Online
- Target persentase capaian dapat diatur melalui fitur Atur Target
- Untuk informasi detail terkait target capaian, dapat dikonfirmasi langsung ke pihak BPJS setempat
Baca selengkapnya: Monitoring Capaian Antrol
Contoh Alur Pendaftaran Pasien BPJS
Helpdesk Assist.id
Terima kasih telah telah setia menggunakan Assist.id, semoga pembaruan ini memberikan kemudahan bagi para pengguna semua. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai produk atau cara penggunaannya, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui :
Fitur Live Chat di dalam sistem Assist.id yang terletak pada bagian kanan bawah